Suhyun AKMU Berbicara Jujur: 'Aku Pikir Aku Tidak Punya Masa Depan'

Penyanyi ini berbagi kisah hidupnya yang terisolasi dan kakak yang menolak membiarkannya menghilang

|6 menit baca0
Suhyun AKMU Berbicara Jujur: 'Aku Pikir Aku Tidak Punya Masa Depan'

Para penggemar kira mereka sudah mengenal Lee Suhyun dari AKMU. Penyanyi berbakat ini selalu tampak tenang, hangat, dan percaya diri secara kreatif. Tapi pada 30 Maret, sebuah klip preview dari acara You Quiz on the Block di tvN mengubah gambaran itu sepenuhnya.

"Aku pikir tidak ada masa depan yang lebih baik untukku," kata Suhyun di depan kamera. Klip itu menyebar dengan cepat di platform hiburan Korea dan lebih jauh. Para penggemar yang telah mengikuti AKMU selama bertahun-tahun menontonnya berulang kali, mencoba merekonsiliasi Suhyun yang mereka kenal dengan sosok yang berbicara begitu polos tentang kegelapan.

Yang membuat klip itu begitu membekas bukan hanya pengakuannya sendiri, tapi cerita lengkap yang menyertainya — bagaimana kakaknya Lee Chanhyuk diam-diam menyadari, diam-diam turun tangan, dan menolak berhenti hingga adiknya kembali ke dirinya sendiri.

Hidup Tanpa Sinar Matahari

Suhyun menggambarkan masa paling suramnya sebagai "penarikan diri total dari kehidupan biasa". Ia menggunakan istilah hikikomori untuk menggambarkan bulan-bulan yang ia habiskan terkurung di kamarnya, dengan tirai tertutup dan terputus dari dunia luar.

"Aku mulai menjalani gaya hidup hikikomori, terkurung di kamar. Main game, pesan makanan. Aku tutup tirai dan hidup seperti itu. Aku tidak mau tahu apakah siang atau malam," ceritanya.

Dampak fisik berjalan seiring dengan dampak emosional. Suhyun mengaku makan berlebihan setiap hari selama periode ini. "Ketika berat badanmu naik dengan cepat, seluruh tubuhmu terasa seperti robek," katanya, menggambarkan bukan hanya kenaikan berat badan tapi juga rasa sakit fisik yang menyertainya dan rasa tidak berdaya melihat itu semua terjadi tanpa bisa menghentikannya.

Di pusat segalanya adalah keyakinan yang ia simpulkan dalam diam: bahwa masa depannya telah tertutup. "Itu dimulai sebagai kemerosotan kerja kemudian menjadi kemerosotan hidup itu sendiri. Menjadi sangat serius," kenangnya. Chanhyuk menambahkan: "Seluruh keluarga bisa melihat dia sedang berjuang, tapi dia sendiri tidak sadar dengan kondisinya." Kesenjangan antara bagaimana orang-orang terdekat memandangnya dan bagaimana ia merasakan dirinya sendiri beresonansi dengan banyak penonton.

Penolakan Chanhyuk untuk Membiarkannya Menghilang

Lee Chanhyuk selalu menjadi arsitek AKMU — penulis lagu, arranger, mesin kreatif. Di You Quiz, ia mengungkapkan bahwa naluri yang sama yang ia bawa ke pembuatan musik memandunya melewati masa tersulit adiknya.

"Aku memikirkannya," katanya. "Kalau Suhyun sampai di titik yang tidak bisa kembali, aku akan menyesal seumur hidup." Ketakutan itu menjadi alasannya untuk bertindak.

Langkah pertamanya praktis: ia mengusulkan mereka tinggal bersama. Hidup di bawah atap yang sama memberinya visibilitas harian atas kondisinya dan kemampuan untuk membangun struktur di harinya. Dari sana, Chanhyuk merancang rutinitas pemulihan. Sebagai mantan Marinir, ia membawa filosofi Spartan ke dalam proyek ini: bangun pagi, olahraga teratur, pengembangan diri terstruktur, dan jam tidur ketat pukul 10 malam.

"Ada satu momen aku ingin kabur," kata Suhyun sambil tertawa mengingat. Kerasnya itu nyata. Tapi hasilnya juga nyata. Kesehatannya membaik. Energinya kembali. Orang yang telah hidup tanpa sinar matahari selama berbulan-bulan mulai, perlahan, kembali ke cahaya. Chanhyuk juga menulis lagu untuk Suhyun selama periode itu — bukan untuk dirilis, tapi sebagai isyarat pribadi. Salah satu dari lagu itu dibawakan oleh dua bersaudara ini bersama selama perekaman You Quiz. "Aku ingin membantunya berkembang seperti aku membantu sebuah lagu terbentuk," katanya.

Respons Penggemar dan Apa Artinya Kisah Ini

Klip preview itu memunculkan respons emosional dari penggemar Korea dan penonton internasional. Berbagai media meliputnya secara ekstensif, dan cerita itu menjangkau jauh melampaui basis penggemar setia AKMU, masuk ke percakapan yang lebih luas tentang kesehatan mental, kelelahan kreatif, dan seperti apa kepedulian yang tulus itu.

Di industri di mana tokoh publik diharapkan untuk selalu memancarkan kesehatan apapun yang terjadi di baliknya, kesediaan Suhyun untuk menggambarkan titik terbawah tanpa memperhalus dirasakan sebagai sesuatu yang benar-benar langka. Puncak emosional datang ketika Suhyun berbicara tentang kakaknya. "Dia adalah penyelamatku, sungguh. Punya kakak yang luar biasa seperti ini, punya keluarga yang tidak menyerah padaku. Itulah berkahku," katanya.

Langkah Selanjutnya

Episode penuh AKMU di You Quiz on the Block tayang pada Selasa, 1 April 2026 pukul 8:45 malam KST di tvN. Berdasarkan preview, ini akan menjadi salah satu percakapan paling jujur yang pernah diberikan duo ini, mencakup lengkungan kemerosotan, pemulihan, dan musik yang Chanhyuk buat untuk adiknya saat paling dibutuhkan.

AKMU meninggalkan YG Entertainment pada akhir 2025 setelah lebih dari satu dekade dan mendirikan label independen mereka sendiri. Langkah menuju kemandirian itu kini punya makna berbeda setelah latar belakangnya menjadi lebih jelas. Bagi para penggemar yang telah mengikuti Lee Chanhyuk dan Lee Suhyun sejak masa remaja, episode You Quiz ini mungkin menjadi salah satu yang paling penting yang pernah mereka tonton — bukan karena apa yang telah AKMU capai, tapi karena apa yang mereka lewati dan bagaimana mereka kembali bersama.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Park Chulwon
Park Chulwon

Entertainment Journalist · KEnterHub

Entertainment journalist focused on Korean music, film, and the global K-Wave. Reports on industry trends, celebrity profiles, and the intersection of Korean pop culture and international audiences.

K-PopK-DramaK-MovieKorean CelebritiesGlobal K-Wave

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar

Memuat...

Diskusi

Memuat...

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait