Bintang Black and White Chef Park Eun-young Buka Restoran Pertama, Isyaratkan Season 3
Spesialis masakan Cina mengungkap usaha solonya di Point of Omniscient Interfere MBC

Chef Park Eun-young, yang dikenal luas sebagai "Dewi Masakan Cina" dari kompetisi memasak hit Netflix Black and White Chef, melangkah ke babak baru karier kulinernya. Chef veteran 15 tahun ini akan mengungkap restoran independen pertamanya di acara varietas MBC Point of Omniscient Interfere yang tayang pada 28 Februari, sekaligus memicu spekulasi tentang kemungkinan partisipasinya di season 3 Black and White Chef yang sangat dinantikan.
Restoran yang Lahir dari Kejayaan Kompetisi
Episode 387 Point of Omniscient Interfere memberikan penonton pandangan intim di balik layar restoran solo pertama Park Eun-young. Episode ini menangkap momen ia dan tim chef juniornya menyiapkan signature dongpayuk mandu (pangsit perut babi rebus) yang membuatnya meraih pass pertama dalam kompetisi Black and White Chef. Sejak restoran dibuka, pangsit ini terbukti sangat populer hingga staf yang belum pernah melipat pangsit sebelumnya pun kini menjadi ahli.
Mendobrak Pakem Masakan Cina
Ketika dapur beroperasi penuh, pendekatan inovatif Park Eun-young terhadap masakan Cina menjadi pusat perhatian. Menunya menampilkan hidangan yang sengaja menantang ekspektasi tradisional, termasuk jjajangmyeon kreatif dengan mentega gochujang dan sup ikan gaya Sichuan yang menggunakan siraegi (daun lobak kering). Episode ini juga memamerkan teknik wok dramatis dan pertunjukan api yang telah menjadi ciri khas gaya memasaknya.
Reuni dengan Mentor dan Petunjuk Season 3
Yang menambah kedalaman emosional pada episode ini adalah kunjungan Chef Yeo Kyung-rae, mentor seumur hidup Park Eun-young dan sosok legendaris dalam masakan Cina Korea. Guru dan murid berbagi momen mengharukan di depan doenjang jjajang, hidangan nostalgia yang menghubungkan mereka dengan akar kuliner bersama. Chef Yeo mengungkapkan perasaan tulusnya tentang keputusan anak didiknya untuk membuka restoran sendiri, menciptakan adegan yang menyentuh hati penonton.
Percakapan kemudian berbelok ke arah yang menarik saat kedua chef membahas kemungkinan tampil di Black and White Chef Season 3. Detail baru tentang season mendatang pun terungkap, termasuk perubahan format menjadi pertarungan tim empat orang. Prospek mentor Yeo Kyung-rae dan murid Park Eun-young masing-masing memimpin tim rival telah menciptakan kehebohan besar. Gagasan "perang saudara" antara raksasa masakan Cina ini telah menangkap imajinasi para penggemar.
Petualangan Barang Antik di Pasar Loak
Episode ini juga menampilkan sisi ringan saat duo chef mengunjungi Pasar Pungmul Seoul, memperlihatkan chemistry yang menggemaskan dan timing komedi yang tepat. Segmen yang sangat menghibur mengungkap kisah spekulasi barang antik di masa lalu. Chef Yeo pernah menemukan lukisan yang diyakininya bernilai 350 miliar won dan membeli 100 karya sebagai investasi, bermimpi tentang pensiun dan menyatakan bahwa ia tidak perlu lagi menumis jjajang. Apakah taruhan ambisius ini membuahkan hasil menjadi salah satu ungkapan yang paling dinantikan dalam episode tersebut.
Babak Baru untuk Black and White Chef
Pengungkapan bahwa Black and White Chef Season 3 akan mengadopsi format kompetisi tim menandai perubahan signifikan dari pertarungan individu yang mendefinisikan season sebelumnya. Struktur tim empat orang diperkirakan akan menciptakan dinamika dan aliansi baru di antara chef peserta, berpotensi mengubah lanskap kompetitif yang membuat acara ini menjadi fenomena budaya di Netflix. Dengan nama-nama seperti Park Eun-young dan Yeo Kyung-rae yang sudah disebut-sebut sebagai calon peserta, antisipasi untuk season baru terus meningkat.
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Entertainment Journalist · KEnterHub
Entertainment journalist focused on Korean music, film, and the global K-Wave. Reports on industry trends, celebrity profiles, and the intersection of Korean pop culture and international audiences.
Komentar
Silakan masuk untuk berkomentar