Bong Joon-ho Ungkap Gambar Pertama Film Animasi Debutnya, ALLY

Sutradara peraih Oscar menyelami kisah bawah laut dengan film animasi senilai 70 miliar won yang menargetkan layar global pada 2027

|5 menit baca0
Bong Joon-ho Ungkap Gambar Pertama Film Animasi Debutnya, ALLY

Setelah bertahun-tahun penantian dan spekulasi, dunia akhirnya mendapat gambaran pertama ALLY — film animasi panjang perdana dari Bong Joon-ho, sutradara Korea yang dikenal lewat Parasite, Memories of Murder, dan tahun lalu Mickey 17. Gambar-gambar awal ini mengisyaratkan bahwa sang pemenang Oscar sedang mengambil taruhan kreatif terbesar dalam kariernya.

CJ ENM secara resmi mengumumkan pada 3 April bahwa ALLY menargetkan perilisan di seluruh dunia pada paruh pertama 2027. Dengan anggaran produksi sekitar 70 miliar won Korea (sekitar 48 juta dolar AS) yang disebut sebagai yang terbesar untuk film bermodal Korea, ini adalah proyek global yang ambisius tiada tanding.

Kenali ALLY: Cumi-Cumi Babi Laut Dalam dengan Mimpi Besar

Gambar karakter yang baru dirilis memperkenalkan tokoh utama ALLY sebagai makhluk menggemaskan bermata besar dengan desain bulat yang langsung membuat orang jatuh hati. Karakter ini terinspirasi dari cumi-cumi babi nyata (Helicocranchia pfefferi), salah satu penghuni laut paling unik, ditemukan di kedalaman beberapa ratus meter dan dikenal karena pola fotofora di bawah mantelnya yang menyerupai senyum abadi.

Dalam film, ALLY tinggal di laut dalam bersama teman-temannya, memimpikan suatu hari bisa melihat matahari secara langsung, keinginan yang belum pernah terpenuhi dari dunianya yang gelap gulita. Ketenangan itu hancur ketika pesawat tak dikenal jatuh ke laut, membawa ALLY dan para sahabatnya pada petualangan tak terduga menuju dunia di atas.

CJ ENM menyatakan dalam pengumumannya bahwa ini adalah kisah tentang rasa ingin tahu, kerinduan, dan gangguan pada dunia yang sudah dikenal, dan perpaduan khas Bong Joon-ho antara realisme, metafora sosial, dan humor gelap akan menemukan kanvas baru di laut dalam.

Kolaborasi Kreatif Global Berskala Belum Pernah Ada

ALLY bukan proyek Korea semata. CJ ENM memimpin proyek ini bersama distributor Prancis Pathé Film, dengan Penture Invest menangani penjualan untuk Jepang, China, Hong Kong, dan Makau, sementara Pathé mengelola distribusi di semua wilayah lainnya. Struktur multinasional ini mencerminkan ambisi film itu sendiri.

Tim animasinya pun setara global. Kim Jae-hyung, animator berpengalaman yang pernah mengerjakan Toy Story 4 dan Inside Out di Pixar, bergabung dengan ALLY sebagai pengawas animasi, sebuah tambahan penting yang menandakan komitmen Bong terhadap standar teknis kelas dunia. Produksi secara keseluruhan melibatkan animator terbaik dari 12 negara.

Dasar kreatif ALLY berakar pada buku nonfiksi The Deep karya Claire Nouvian, sebuah rekaman fotografi ekosistem laut dalam ekstrem yang ditangkap oleh robot selam yang mampu mencapai kedalaman 6.000 meter. Tampilan dan desain film mengacu pada biologi laut nyata, jenis realisme lingkungan terperinci yang selalu disukai Bong, kini diterjemahkan ke dalam bentuk animasi.

Mengapa Ini Penting: Setelah Mickey 17, Babak Berikutnya Bong

ALLY hadir di momen penting dalam karier Bong Joon-ho. Film terbarunya, Mickey 17 (2025) yang dibintangi Robert Pattinson, meraup sekitar 130 juta dolar secara global dengan anggaran produksi dan pemasaran sekitar 118 juta dolar, dianggap sebagai hasil yang mengecewakan mengingat perkiraan titik impas antara 240 hingga 300 juta dolar.

Mickey 17 adalah film pertama Bong setelah empat kemenangan Academy Awards untuk Parasite pada 2020, termasuk Film Terbaik dan Sutradara Terbaik. Tekanan yang dipikulnya luar biasa, dan hasil box office, meski bukan kerugian besar, membuat beberapa pengamat industri bertanya-tanya tentang langkah berikutnya sang sutradara.

ALLY tampaknya menjadi langkah berikutnya itu, dan jauh berbeda dari Mickey 17. Jika Mickey 17 adalah produksi fiksi ilmiah Hollywood berskala besar dengan mesin studio besar, ALLY adalah proyek asal Korea yang dipimpin Bong bersama kolaborator lokal terpercayanya. Naskah mendapat kontribusi dari Yu Jae-sun, penulis di balik thriller supernatural Korea yang dipuji Sleep (잠, 2023).

Pengembangan ALLY sebenarnya sudah dimulai jauh sebelum Mickey 17. CJ ENM mengonfirmasi bahwa proyek ini sudah dalam pengembangan sejak 2019, menjadikannya proyek penuh dedikasi yang dipelihara Bong hampir satu dekade. Pertama kali diperkenalkan ke publik di Festival Film Cannes 2023, tetapi detail tetap minim hingga pengumuman resmi dan pengungkapan karakter minggu ini.

Reaksi Penggemar dan Industri: Sudah Menggemaskan dari Awal

Respons media sosial terhadap gambar karakter pertama ALLY langsung dan antusias. Komunitas hiburan Korea segera mencatat bahwa ekspresi bermata besar sedikit pemalu dari karakter utama sangat mirip dengan Bong sendiri, perbandingan yang menggembirakan para penggemar. Dia punya energinya, tulis seorang pengguna Twitter dengan ribuan suka.

Lebih substantif lagi, pengumuman ini menimbulkan kegembiraan nyata di kalangan penggemar animasi dan pengikut sinema Korea di seluruh dunia. Prospek Bong Joon-ho menerapkan sensibilitas naratif khasnya — komentar sosial berlapis, pergeseran nada yang tak terduga, ujung tragis-komis — ke dunia animasi laut dalam adalah jenis kombinasi kreatif yang terasa benar-benar belum pernah ada sebelumnya.

Dengan 2027 sebagai target dan strategi rilis global sudah siap, ALLY mungkin saja menjadi proyek yang mendefinisikan babak berikutnya karier Bong Joon-ho. Untuk saat ini, para penggemar punya satu cumi-cumi babi yang sangat menggemaskan untuk dinantikan, beserta keyakinan bahwa di baliknya, salah satu sutradara paling imajinatif di dunia sedang melakukan apa yang paling dia kuasai: membangun dunia yang belum pernah ada sebelumnya.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Park Chulwon
Park Chulwon

Entertainment Journalist · KEnterHub

Entertainment journalist focused on Korean music, film, and the global K-Wave. Reports on industry trends, celebrity profiles, and the intersection of Korean pop culture and international audiences.

K-PopK-DramaK-MovieKorean CelebritiesGlobal K-Wave

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar

Memuat...

Diskusi

Memuat...

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait