Mengapa ChoA Tidak Bisa Melepas Kembar Ajaibnya

Mantan anggota Crayon Pop berhasil mengatasi kanker serviks untuk menyambut putra kembar identik, dan pembaruan jujurnya tentang perjalanan menjadi ibu telah menyentuh ribuan hati

|Diperbarui|6 menit baca0
Mengapa ChoA Tidak Bisa Melepas Kembar Ajaibnya

Mantan anggota Crayon Pop ChoA berbagi pengakuan yang tenang namun mengharukan dengan para pengikutnya: ia ingin berhenti menyusui putra kembarnya, tetapi setiap kali memikirkannya, matanya langsung berkaca-kaca. Dari seorang perempuan yang pernah khawatir mungkin tidak akan pernah menjadi seorang ibu, momen itu membawa beban yang jauh lebih besar dari yang mungkin ia sadari.

ChoA — nama lengkapnya Heo Min-jin — mengungkapkan bahwa ia dan putra kembarnya kini sudah memasuki hari ke-70 kombinasi menyusui dan susu formula. Pembaruan ini, dibagikan di media sosial pribadinya, memberikan gambaran jujur tentang realitas mengasuh dua bayi baru lahir secara bersamaan yang melelahkan namun penuh kasih.

Keajaiban yang Hampir Tidak Terjadi

Untuk memahami mengapa putra kembar ChoA terasa seperti keajaiban yang susah payah diraih, kita perlu kembali ke tahun 2021, ketika ia menikahi seorang pengusaha enam tahun lebih tua. Pasangan ini mulai bersiap membangun keluarga pada tahun berikutnya — hanya untuk menemukan sesuatu yang mengejutkan dalam pemeriksaan kandungan rutin: ChoA didiagnosis menderita kanker serviks stadium 1, dengan tumor berukuran sekitar 3 sentimeter.

Dalam industri yang jarang berhenti karena penyakit, ChoA mengambil langkah mundur dan menghadapi diagnosis itu secara langsung. Pada tahun 2023, ia menjalani operasi untuk mengangkat kanker sekaligus mempertahankan kesuburannya — prosedur yang berisiko tinggi tetapi akhirnya berhasil. Tanpa serviks setelah operasi, ia dianggap berisiko tinggi untuk persalinan prematur, dan dokter melanjutkan dengan sangat hati-hati.

Ia beralih ke fertilisasi in vitro (IVF). Dokter menanamkan satu embrio — tetapi dalam apa yang ChoA sendiri gambarkan sebagai keajaiban satu persen, embrio itu secara alami membelah menjadi kembar identik. Kemungkinan satu embrio IVF membelah menjadi kembar sangat langka, dan bagi seorang perempuan yang telah bertahun-tahun mempertanyakan apakah ia bisa mengandung, berita itu hampir tidak bisa dipercaya.

Pada September 2025, ia mengumumkan kehamilan itu kepada dunia: Kehidupan berharga yang telah kami tunggu-tunggu dengan putus asa akhirnya datang kepada kami. Sepuluh minggu dua hari hamil — dan mereka adalah kembar identik. Postingan itu disambut dengan dukungan luar biasa dari para penggemar dan sesama artis.

Kelahiran, dan Apa yang Ia Katakan di Ruang Rumah Sakit Itu

Jalan menuju persalinan tidak mudah. Pada Februari 2026, sebelum tanggal persalinannya, ChoA dirawat di rumah sakit setelah mengalami kontraksi dan pendarahan mendadak. Para penggemar menunggu dengan cemas. Kemudian, pada 27 Februari 2026, ia berbagi kabar: putra kembarnya telah lahir dengan selamat. Tidak satu pun bayi yang memerlukan perawatan di unit perawatan intensif neonatal — mereka cukup sehat untuk tinggal bersama orang tua mereka sejak awal.

Pesan pertama ChoA dari rumah sakit membuat banyak pengikutnya terhenti. Aku melahirkan putra kembar identik yang sehat ini di tempat yang sama di mana aku menjalani operasi kanker pertamaku pada tahun 2023, tulisnya. Aku benar-benar tidak percaya ini nyata. Rasanya seperti keajaiban. Postingan itu, ditemani emoji hati sederhana, dibagikan puluhan ribu kali.

Ia memberi nama bayi-bayi itu dengan julukan Jjin-i dan Kkung-i — nama panggilan yang lucu dan penuh kasih yang segera diadopsi oleh para penggemar.

Kenyataan Sehari-hari Menjadi Ibu Kembar

Tujuh puluh hari kemudian, ChoA terus berbagi sekilas tentang seperti apa sebenarnya mengasuh kembar sendirian di malam hari. Dalam postingan media sosial terbarunya, ia menggambarkan intensitas hening sesi menyusui di dini hari: Menyusui tengah malam — perasaan menyatu sepenuhnya dengan bayiku, hanya kami berdua di alam semesta yang sunyi. Ini adalah penggambaran puitis atas sesuatu yang sebagian besar orang tua baru rasakan sebagai mode bertahan hidup semata.

Tetapi kenyataannya juga sangat menuntut dengan cara yang tidak ia perhalus. Tujuan awalku adalah bertahan hingga 100 hari, tulisnya, tetapi melakukan keduanya, menyusui dan susu formula, berarti aku menghadapi kelelahan dari keduanya — dan dengan kembar, semuanya harus terjadi dua kali. Ia menggambarkan rutinitasnya: menyusui satu bayi, menyendawakan, menggendong — dan segera memulai lagi dengan yang kedua. Ketika mereka menangis bersamaan, itu kekacauan total, katanya. Nama panggilan suaminya, Kkeo-bi, muncul dalam postingannya saat ia menggambarkan meminta bantuan.

Momen yang paling dalam menyentuh para pengikutnya datang saat ia mengakui bahwa ia telah memikirkan untuk berhenti menyusui sama sekali. Ada hari-hari yang rasanya seperti sudah mencapai batas mutlakku, tulisnya. Tetapi setiap kali aku benar-benar memikirkan untuk berhenti, hidungku sudah mulai terasa hangat. Frasa itu mendarat seperti pukulan di perut. Ia kelelahan, tetapi belum siap untuk melepaskan.

Pemulihan Penuh dan Mata Tertuju ke Depan

Awal April, ChoA memberikan kabar yang menenangkan banyak penggemar yang mengikuti perjalanan kesehatannya. Pemeriksaan di dokter kandungan tidak menunjukkan kelainan — pemulihannya digambarkan bersih dan tuntas. Sesuai karakternya, ia mengubah momen itu menjadi lelucon kecil: Aku bilang ke dokterku kalau aku akan kembali untuk menyapanya dengan anak ketiga, tulisnya, menandakan bahwa perempuan yang pernah khawatir mungkin tidak akan pernah punya anak kini sudah memikirkan kemungkinan lebih banyak lagi.

Apa yang Perjalanannya Berarti

Kisah ChoA telah beresonansi jauh melampaui komunitas penggemar K-pop. Crayon Pop, grup idol perempuan tempatnya berkarier, debut pada tahun 2012 dan terkenal dengan konsep energik dan tidak konvensional. ChoA adalah salah satu anggotanya yang paling menonjol. Setelah mundur dari sorotan untuk fokus pada kehidupan pribadi dan kesehatannya, ia tetap menjalin hubungan hangat dengan para penggemar melalui media sosial.

Kesediaannya mendokumentasikan seluruh perjalanannya — dari diagnosis kanker hingga operasi, proses IVF, kehamilan yang penuh kekhawatiran, rawat inap darurat, kelahiran ajaib, dan kini keindahan menjadi ibu baru yang melelahkan tulang — menjadikannya semacam titik acuan bagi penggemar yang pernah menghadapi tantangan kesehatan mereka sendiri. Ia tidak memainkan ketangguhan. Ia menunjukkannya, tidak sempurna dan secara langsung.

Bagi siapa pun yang telah mengikuti ChoA sejak masa Crayon Pop, melihatnya menyusui putra kembarnya di jam-jam awal pagi hari — kelelahan, hampir menangis, dan penuh rasa syukur — terasa bukan seperti pembaruan selebriti melainkan seperti menyaksikan seseorang menjalani kisah yang bisa saja berakhir sangat berbeda. Keajaiban, ternyata, terus hadir dalam momen-momen kecil pun.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Park Chulwon
Park Chulwon

Entertainment Journalist · KEnterHub

Entertainment journalist focused on Korean music, film, and the global K-Wave. Reports on industry trends, celebrity profiles, and the intersection of Korean pop culture and international audiences.

K-PopK-DramaK-MovieKorean CelebritiesGlobal K-Wave

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar

Memuat...

Diskusi

Memuat...

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait