Sisi Jago Masak Taeyong yang Tak Terduga Disukai Fans

Leader NCT mengejutkan panel Mr. House Husband 2 setelah mengungkap bahwa ia bisa memasak hidangan rumahan Korea, termasuk kkakdugi.

|6 menit baca0
Sisi Jago Masak Taeyong yang Tak Terduga Disukai Fans

Taeyong menunjukkan versi dirinya yang lebih lembut dan dekat dengan kehidupan rumah dalam Mr. House Husband 2 di KBS2. Leader NCT yang biasanya diasosiasikan dengan koreografi tajam, rap eksperimental, dan gaya panggung berkonsep kuat itu hadir sebagai tamu spesial pada siaran 23 Mei. Ia kemudian mengungkap dengan santai bahwa dirinya bisa memasak beberapa hidangan rumahan Korea, termasuk kkakdugi, kimchi lobak berbentuk dadu yang kerap disajikan bersama sup dan makanan rumah.

Detailnya kecil, tetapi langsung menarik perhatian. Bagi penggemar lama, hal itu cocok dengan gambaran Taeyong yang teliti, suka turun tangan, dan nyaman dalam proses kreatif. Bagi penonton umum, momen tersebut membuat salah satu performer K-pop paling dikenal terasa seperti orang biasa yang tahu cara bekerja di dapur.

Pengakuan memasak yang mengubah suasana

Dalam segmen studio, Taeyong mengatakan dirinya bisa menjadi kandidat sungguhan untuk titel acara tersebut. Ia menjelaskan bahwa ia suka bersih-bersih dan memasak, serta bisa membuat kalguksu, samgyetang, kimchi jjigae, dan nasi goreng. Hal yang paling mengejutkan panel adalah ketika ia menyebut kkakdugi.

Dalam budaya makanan Korea, membuat kimchi di rumah punya bobot berbeda dari sekadar memanaskan makanan atau mengikuti resep sederhana. Bahkan kkakdugi dalam jumlah kecil membutuhkan bumbu, waktu, dan rasa percaya diri terhadap bahan yang mudah menjadi terlalu asin atau terlalu hambar. Karena itu, reaksi studio muncul cepat. Eun Ji-won melihatnya sebagai keterampilan idol yang jarang, bukan sekadar ucapan pamer.

Adegan itu menjadi lebih lucu ketika Lee Yo-won mengakui bahwa pengalaman kimchi miliknya melibatkan meal kit. Taeyong menanggapinya dengan hangat, menyebut jalan pintas itu sebagai bentuk kepekaan tersendiri alih-alih menggodanya terlalu keras. Percakapan pun tetap ringan dan tidak jatuh menjadi lelucon sederhana tentang siapa yang lebih pandai memasak.

Nada seperti itu penting untuk Mr. House Husband 2. Program yang di Korea dikenal sebagai Salimnam ini mengikuti selebritas dan figur publik melalui kehidupan keluarga, pekerjaan rumah, dan rutinitas pribadi. Acara tersebut sering memadukan tugas rumah tangga biasa dengan percakapan emosional, sehingga kehadiran Taeyong memberi pintu masuk K-pop tanpa menjauhkan episode dari identitas domestiknya.

Mengapa sisi Taeyong ini terasa dekat

Taeyong bukan sekadar idol tamu yang duduk di studio. Ia adalah leader NCT dan NCT 127, dua nama yang terkait dengan pendekatan multi-unit SM Entertainment dalam K-pop. Sejak debut bersama NCT U pada 2016 dan menjadi pusat NCT 127, ia membangun reputasi sebagai rapper, dancer, penulis lagu, dan figur yang memahami pengarahan performance, dengan citra panggung yang kerap intens.

Kontras itulah yang membuat pengakuan memasak ini bergerak melampaui rekap siaran. Performer yang bisa berpindah dari panggung solo eksplosif ke obrolan tentang kimchi lobak memberi penggemar gambaran lebih luas tentang kepribadiannya. Ini juga mendukung tren dalam variety K-pop: penonton makin merespons bintang yang menunjukkan kemampuan dalam tugas biasa, bukan hanya tampak rapi di ruang promosi yang terkontrol.

Waktunya juga mendukung. Taeyong sedang berada dalam periode solo aktif setelah merilis album penuh pertamanya, WYLD, pada 18 Mei. Aju Press melaporkan bahwa album itu berisi 10 lagu dan Taeyong ikut dalam proses produksi. Laporan yang sama menyebut WYLD mencapai No. 1 di iTunes Top Albums di 10 wilayah, masuk top 10 di 18 wilayah, dan title track-nya memuncaki iTunes Top Songs di sembilan wilayah.

Angka-angka itu menempatkan momen variety dalam bingkai yang lebih besar. Taeyong sedang mempromosikan musik dengan konsep performance yang berani dan liar, sementara di acara keluarga akhir pekan topik yang menonjol justru apakah ia bisa membuat kimchi. Rentang itu berharga. Ia memperkenalkan Taeyong kepada penonton televisi Korea di luar siklus acara musik dan memberi penggemar internasional alasan baru yang mudah dibagikan.

Episode yang tetap dibangun dari cerita keluarga

Segmen Taeyong membuka pintu, tetapi episode itu sendiri bergerak melalui beberapa cerita keluarga. Park Seo-jin pergi ke Ulleungdo bersama orang tua, kakak laki-laki, dan adik perempuannya Hyo-jung, mengubah perjalanan itu menjadi parodi buatan sendiri dari format outdoor panjang KBS, 2 Days & 1 Night. Ia membangunkan keluarga pagi-pagi, menjalankan permainan, dan mencoba menciptakan momen siaran seperti produser satu hari.

Bagian itu menghasilkan komedi, tetapi juga ketegangan. Laporan Korea mencatat keluarga tersebut hampir sembilan jam tanpa makan layak selama jadwal syuting, memicu frustrasi dari ibu dan adiknya. Park kemudian menyadari bahwa mengatur para peserta jauh lebih sulit dari yang ia bayangkan, sebuah momen refleksi bagi penyanyi yang mencoba mengubah perjalanan keluarga menjadi hiburan.

Siaran lalu bergeser ke Hwanhee dan ibunya di Pulau Jeju. Alurnya lebih emosional, dari wahana taman bermain menuju makan bersama ketika mereka membicarakan sejarah keluarga dan dampak perceraian sang ibu. Kontras antara perjalanan kacau Park Seo-jin dan percakapan tenang Hwanhee memberi episode itu ritme khas Salimnam: tawa lebih dulu, lalu pengungkapan yang lebih pribadi.

Top Star News melaporkan episode tersebut mencatat rating nasional 4,7 persen menurut Nielsen Korea, dengan puncak 5,4 persen pada adegan Park Seo-jin. Untuk reality show akhir pekan, angka itu menunjukkan program ini masih punya penonton stabil untuk cerita rumah tangga. Kehadiran Taeyong menambah daya tarik K-pop yang tepat waktu tanpa perlu mendominasi satu jam penuh.

Apa yang bisa diambil penggemar

Pesona kemunculan Taeyong bukan karena ia mengubah memasak menjadi pertunjukan besar. Justru sebaliknya. Ia membicarakannya dengan sederhana, menyebut hidangan yang akrab bagi banyak keluarga Korea, dan merespons panel dengan humor santai. Detail semacam itu lebih tahan lama daripada satu punchline viral.

Bagi pembaca internasional, kkakdugi mungkin perlu sedikit konteks. Ini adalah kimchi lobak renyah yang sering disajikan dengan seolleongtang, gomtang, dan sup hangat lainnya, sekaligus lauk yang membuat makanan terasa sangat Korea. Mendengar seorang idol berkata pernah membuatnya sendiri menyiratkan kesabaran, selera masakan rumahan, dan kemauan mencoba sesuatu di luar pengelolaan citra.

Hal itu juga cocok dengan identitas artistik Taeyong yang lebih luas. Karya solonya sering menekankan kepengarangan, dari penulisan, ide performance, sampai arah visual. Memasak tentu bukan musik, tetapi daya tariknya datang dari tempat yang mirip: penggemar suka melihat artis yang tidak hanya muncul setelah semuanya disiapkan orang lain.

Langkah berikutnya untuk Taeyong tetap musik. Dengan promosi WYLD berlanjut di panggung siaran dan festival, klip variety ini kemungkinan menjadi catatan hangat di samping comeback, bukan arah karier baru. Namun catatan itu berguna. Ia membuat comeback terasa lebih dekat dan memberi penggemar alasan manusiawi untuk tetap mengikuti Taeyong di antara penampilan.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포 금지

Park Chulwon
Park Chulwon

Entertainment Journalist · KEnterHub

Entertainment journalist focused on Korean music, film, and the global K-Wave. Reports on industry trends, celebrity profiles, and the intersection of Korean pop culture and international audiences.

K-PopK-DramaK-MovieKorean CelebritiesGlobal K-Wave

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar

Memuat...

Diskusi

Memuat...

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait