Ha Ji-won Pernah Jadi Teman Sekalas Saya — Dan Itu Hampir Menghancurkan Saya

Dosen sejarah Seol Min-seok mengungkap bagaimana rasanya duduk di kelas bersama dua bintang terbesar Korea

|Diperbarui|7 menit baca0
Ha Ji-won Pernah Jadi Teman Sekalas Saya — Dan Itu Hampir Menghancurkan Saya

Ketika dosen sejarah Seol Min-seok baru-baru ini mengenang kembali masa kuliah di televisi, kisah yang ia ceritakan sama sekali tidak seperti yang diharapkan penonton. Pria yang bertahun-tahun membuat sejarah Korea menjadi menarik dan mudah dipahami bagi jutaan penonton itu mengakui sesuatu yang sangat personal: belajar bersama Ha Ji-won dan Yoo Ji-tae tidak menginspirasinya. Itu hampir menghancurkannya.

Dalam sebuah acara, Seol mengenang masa di Jurusan Teater dan Film Universitas Dankook dengan kejujuran pahit yang bergema jauh melampaui lingkaran hiburan. Waktu yang dihabiskan di lorong-lorong itu, dikelilingi orang-orang yang kemudian menjadi dua aktor paling terkenal Korea, memaksanya menghadapi pergulatan batin yang akhirnya mengubah arah hidupnya secara menyeluruh.

Delapan Kali Gagal, Sekali Berhasil — dan Penemuan Mengejutkan

Jalan Seol Min-seok menuju Jurusan Teater dan Film Universitas Dankook sama sekali tidak mudah. Ia gagal ujian masuk perguruan tinggi tujuh kali berturut-turut sebelum akhirnya diterima pada percobaan kedelapan, masuk program pada usia 25 tahun, jauh lebih tua dari kebanyakan teman sekelasnya. Setelah bertahun-tahun perjuangan tanpa henti dan penolakan berulang, ia menggambarkan momen penerimaan itu sebagai perasaan seolah seluruh hidupnya telah berbalik arah. Ia yakin bahwa kesuksesan tinggal menunggu waktu.

Namun yang ditemukannya ketika tiba menghancurkan keyakinan itu sepenuhnya.

"Saya pikir begitu masuk universitas, hidup saya akan sukses," kenang Seol. "Tapi neraka sedang menunggu saya." Program yang ia masuki penuh dengan orang-orang dengan bakat luar biasa — orang-orang yang tampak sudah memiliki semua yang ia perjuangkan tanpa susah payah apa pun. Di antara teman sekelasnya ada dua orang yang akhirnya menjadi wajah-wajah paling dikenal di industri hiburan Korea: Ha Ji-won dan Yoo Ji-tae.

Yoo Ji-tae, yang kemudian dikenal lewat film-film pujian seperti Oldboy dan serial Designated Survivor: 60 Days, sebenarnya adalah junior Seol di universitas. Ha Ji-won, yang kemudian membintangi drama-drama hit seperti Secret Garden, Empress Ki, dan Hwajung, adalah teman sekelas yang kehadirannya meninggalkan kesan mendalam — meski tidak serta merta menggembirakan.

Bagaimana Rasanya Duduk di Sebelah Ha Ji-won

Seol Min-seok menggambarkan pengalaman itu dengan kejujuran yang membuat penonton tertawa dan miris sekaligus. "Terlalu banyak orang berbakat di sekitar saya," katanya. "Saya duduk sekelas dengan Yoo Ji-tae. Apakah saya setampan Yoo Ji-tae? Apakah saya secantik Ha Ji-won?" Pertanyaan retoris, dan jawabannya sudah jelas bagi dirinya sendiri saat itu.

Alih-alih tenggelam dalam perasaan rendah diri, Seol mengubah rasa tidak mampu itu menjadi sesuatu yang lebih berharga: observasi. Menghadapi teman-teman yang tampak memiliki keunggulan alami yang ia tidak miliki, ia mulai memperhatikan dengan seksama apa yang sebenarnya membedakan mereka yang akhirnya sukses dari yang tidak. Dan apa yang ia lihat membuatnya terkejut.

Ha Ji-won dan Yoo Ji-tae, dengan semua bakat alami mereka, tidak bersantai. Mereka bekerja keras. Seol menggambarkan Yoo Ji-tae khususnya sebagai seseorang yang "hampir tinggal di sekolah" — selalu ada, berdedikasi melampaui yang diperlukan. Ha Ji-won menunjukkan kualitas yang sama.

"Mereka sangat berdedikasi," kata Seol. "Ji-tae hampir tinggal di sekolah. Pada akhirnya, orang-orang yang tulus dan berdedikasilah yang sukses." Dari mulut seseorang yang harus berjuang melewati berkali-kali gagal ujian, pengamatan itu memiliki bobot khusus. Ia sudah belajar ketekunan dengan cara yang paling sulit. Yang ia lihat pada teman-teman sekelasnya yang terkenal adalah ketekunan dalam bentuk berbeda — bukan keputusasaan orang yang berusaha masuk pintu, melainkan disiplin orang yang sudah ada di dalam dan menolak menganggap apa pun sebagai sesuatu yang pasti.

Pelajaran yang Dua Bintang K-Drama Berikan pada Pendidik Masa Depan

Bagi Seol Min-seok, pengalaman di Universitas Dankook akhirnya menjadi katalis perubahan arah. Ia mulai bekerja paruh waktu sebagai tutor dan instruktur, menemukan melalui pekerjaan itu bahwa ia memiliki bakat bukan untuk berakting tetapi untuk menjelaskan — membuat topik-topik kompleks menjadi hidup bagi penonton yang sebelumnya merasa sulit memahaminya. Sejarah Korea, yang lama disajikan di kelas sebagai deretan tanggal dan dinasti yang harus dihafal, menjadi sesuatu yang hidup, lucu, dan sangat manusiawi di tangan Seol.

Ia membangun penonton perlahan-lahan lalu tiba-tiba ada di mana-mana. Ceramahnya habis terjual. Buku-bukunya menjadi bestseller. Program-program televisi mencarinya. Ia menjadi, dengan cara yang sangat berbeda dari teman-teman sekelasnya yang terkenal, salah satu wajah paling dikenal dalam budaya populer Korea — seorang pria yang wajahnya muncul di layar-layar di seluruh negeri bukan karena ia berakting, melainkan karena ia mengajar dengan energi dan karisma seseorang yang benar-benar mencintai bidangnya.

Ironinya tidak luput dari pandangan siapa pun: pria yang pernah merasa kalah secara intelektual maupun penampilan di ruangan penuh bintang-bintang masa depan, akhirnya menjadi bintang dengan caranya sendiri. Dan filosofi yang ia tarik dari pengalaman itu — bahwa dedikasi tulus dan ketulusan lebih penting dari bakat alami — telah menjadi prinsip pribadi yang sering ia kembalikan.

Bagi penggemar yang mengikuti kebangkitan kembali Ha Ji-won — saat ini ia membintangi drama ENA Climax, penampilan televisi pertamanya dalam empat tahun, dan baru saja menjadi berita karena menghadiri BTS WORLD TOUR 'ARIRANG' — kisah Seol menawarkan konteks yang menarik. Aktris yang pernah membuat teman sekelasnya merasa tidak mampu tidak pernah berhenti bekerja. Dedikasi yang ia saksikan di lorong-lorong universitas itu bukanlah kebetulan.

Mengapa Kisah Ini Terus Kembali

Cerita Seol Min-seok tentang masa kuliahnya telah beredar sebelumnya — ia berbagi versi-versinya di beberapa program termasuk Make My Heart Beat MBC — tetapi mendapat perhatian baru dalam beberapa hari terakhir bersamaan dengan gelombang minat yang lebih besar terhadap Ha Ji-won yang dipicu oleh penampilan konsernya di BTS. Dalam budaya internet Korea, di mana sejarah pribadi orang-orang terkenal sering digali dan diperiksa ulang, sebuah cerita yang menempatkan dua sosok tercinta dalam ruang kelas yang sama di momen formatif memiliki daya tarik tersendiri.

Ada juga sesuatu yang beresonansi secara universal dalam pengakuan ketidakmampuan Seol. Kesediaan untuk berkata terus terang bahwa berada di sekitar orang-orang berbakat membuatnya merasa kecil — dan kemudian mengartikulasikan apa yang ia pelajari dari mengamati mereka dari dekat — berbicara tentang pengalaman yang dipahami kebanyakan orang dari kehidupan mereka sendiri.

Ha Ji-won saat ini menunggang gelombang kasih sayang publik yang baru dan hangat. Kembalinya ia di Climax disambut dengan baik, dan penampilannya di konser BTS — di mana ia difoto di backstage bersama V dan Jungkook — menghasilkan berita utama di seluruh Korea dan internasional. Gambar seorang aktris tercinta memegang lightstick di tribun, menjadi penggemar dengan antusias yang sama seperti penggemar lainnya, membuatnya dicintai oleh seluruh generasi baru penonton.

Bagi Seol Min-seok, melihat mantan teman sekelas terus bersinar selama beberapa dekade di industri hiburan mungkin datang dengan perasaan yang kompleks — kekaguman, mungkin, dan pengakuan bahwa ketulusan yang ia saksikan di lorong-lorong universitas itu bukan sebuah fase tetapi karakteristik permanen. Pada akhirnya, kisah mereka berdua terhubung oleh satu pelajaran, dicapai dari arah yang sangat berbeda: dedikasi, bukan hanya bakat, adalah yang bertahan.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Jang Hojin
Jang Hojin

Entertainment Journalist · KEnterHub

Entertainment journalist specializing in K-Pop, K-Drama, and Korean celebrity news. Covers artist comebacks, drama premieres, award shows, and fan culture with in-depth reporting and analysis.

K-PopK-DramaK-MovieKorean CelebritiesAward Shows

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar

Memuat...

Diskusi

Memuat...

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait