JENNIE Cetak Sejarah di ComplexCon sebagai Headliner Solo Wanita Pertama — Tampilkan Dracula Secara Live

|5 menit baca0
JENNIE Cetak Sejarah di ComplexCon sebagai Headliner Solo Wanita Pertama — Tampilkan Dracula Secara Live

JENNIE dari BLACKPINK sekali lagi membuktikan mengapa ia dianggap sebagai salah satu performer paling memukau di kancah musik pop global. Tampil sebagai headliner di ComplexCon Hong Kong pada 22 Maret, Jennie menghadirkan penampilan luar biasa dengan 10 lagu yang tidak hanya membuat penonton di AsiaWorld-Expo bergemuruh, tetapi juga mencatatkan sejarah — ia menjadi artis solo wanita pertama yang menjadi headliner di ajang ComplexCon di seluruh dunia.

Penampilan ini merupakan panggung headlining solo pertama Jennie di Hong Kong, dan antusiasme telah memuncak sejak tiket untuk sesinya habis terjual hampir seketika setelah pengumuman slot headliner-nya awal tahun ini. Ketika ia akhirnya melangkah ke atas panggung, energi di dalam venue benar-benar meledak.

Setlist yang Dibangun untuk Mendominasi

Jennie membuka pertunjukan dengan Mantra, lagu yang telah menjadi pembuka konser khasnya berkat beat yang menghentak dan koreografi yang memukau. Dari situ, ia menyuguhkan setlist yang dirancang dengan cermat, menampilkan keluasan dan kedalaman katalog solonya: Love Hangover, dengan IE (way up), start a war, Seoul City, ExtraL, dan Handlebars mengalir berturut-turut, setiap lagu mendapat sambutan meriah dari penonton yang memadati venue.

Namun momen yang membuat media sosial meledak terjadi di pertengahan set — penampilan live pertama kali Dracula (JENNIE Remix), reinterpretasinya atas lagu psikedelia Tame Impala. Lagu yang sebelumnya hanya di-tease di kanal media sosialnya namun belum pernah ditampilkan secara live ini memicu decak kagum yang kemudian berubah menjadi tepuk tangan membahana dari penonton Hong Kong. BLINK maupun penonton kasual sama-sama merekam momen tersebut dengan ponsel mereka, dan klip penampilannya mulai trending di Twitter/X dalam hitungan menit.

Set mencapai puncaknya dengan Damn right sebelum ditutup dengan like JENNIE, singel solo yang baru-baru ini meraih sertifikasi RIAA Platinum di Amerika Serikat — sebuah pencapaian yang menggarisbawahi dominasinya yang terus berkembang di pasar Amerika.

Status Festival Queen Resmi Dikonfirmasi

Julukan Festival Queen yang diberikan media Korea kepada Jennie bukanlah sekadar strategi pemasaran — ini adalah gelar yang didukung oleh daftar penampilan headliner festival yang terus bertambah dan sulit ditandingi oleh solois K-pop lainnya. Penampilannya di ComplexCon Hong Kong menambah satu lagi catatan dalam resume yang semakin mengglobal.

Yang membedakan penampilan Hong Kong ini adalah penguasaan panggung Jennie yang luar biasa. Menurut laporan penggemar dan media, ia mengendalikan penonton dengan kemudahan layaknya headliner arena veteran, memadukan koreografi berenergi tinggi dengan momen interaksi intim bersama penonton. Para penari latar yang mengenakan kostum hitam dan putih kontras menciptakan formasi visual yang memukau, memperkuat kualitas sinematik dari setiap lagu.

Media Korea TenAsia melaporkan bahwa Jennie juga menampilkan Dracula untuk pertama kalinya di acara ini, mencatat bahwa reinterpretasi tersebut menunjukkan jangkauan artistiknya melampaui format penampilan K-pop pada umumnya. StarNews menyoroti bahwa BLINK meledak dalam sorak-sorai begitu riff gitar psikedelia yang familiar dari lagu asli Tame Impala mulai terdengar, dengan Jennie membawakan versi reimajinasi-nya dengan energi yang lebih gelap dan teatrikal.

ComplexCon Hong Kong 2026 dalam Konteks

ComplexCon, yang awalnya lahir di Amerika Serikat sebagai perayaan budaya streetwear, hip-hop, dan anak muda, telah merambah ke Asia melalui edisi Hong Kong-nya. Ajang tahun 2026 berlangsung di AsiaWorld-Expo selama akhir pekan 21 dan 22 Maret, menggabungkan musik, fesyen, dan program budaya dalam satu atap.

Jennie merupakan salah satu dari dua headliner di akhir pekan tersebut. Rapper Amerika Yeat menjadi headliner sesi 21 Maret sebagai penampilan pertamanya di Asia, sementara Jennie menutup festival pada 22 Maret. Artis R&B Korea Selatan Crush dan legenda K-hip-hop Jay Park juga tampil, namun penampilan Jennie-lah yang mendominasi perbincangan media sosial pasca-acara.

Penempatan Jennie sebagai headliner malam penutup — di festival yang secara historis condong ke budaya hip-hop dan streetwear — berbicara banyak tentang daya tarik crossover-nya. Ia bukan lagi sekadar bintang K-pop yang tampil di ajang internasional. Ia adalah headliner global yang kebetulan berasal dari K-pop, dan perbedaan ini sangatlah berarti.

Apa yang Menanti Selanjutnya

Kalender festival Jennie untuk tahun 2026 masih jauh dari selesai. Ia dikonfirmasi akan tampil di The Governors Ball Music Festival di New York dan Mad Cool Festival di Spanyol, dua festival musik paling bergengsi di belahan barat dunia. Jadwal-jadwal ini menempatkannya bersanding dengan nama-nama terbesar di pop, rock, dan hip-hop global — bukti lebih lanjut bahwa karier solonya di bawah OA Entertainment (ODDATELIER) beroperasi pada skala yang melampaui batasan genre.

Dengan sertifikasi RIAA Platinum untuk like JENNIE, headline bersejarah di ComplexCon, dan jadwal tur dunia yang membentang di tiga benua, Jennie tengah membangun tahun 2026 yang mungkin akan dikenang sebagai tahun di mana ia sepenuhnya bertransisi dari superstar K-pop menjadi ikon musik global. Dan jika penampilannya di Hong Kong menjadi indikasi, transisi itu sudah selesai.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포 금지

Park Chulwon
Park Chulwon

Entertainment Journalist · KEnterHub

Entertainment journalist focused on Korean music, film, and the global K-Wave. Reports on industry trends, celebrity profiles, and the intersection of Korean pop culture and international audiences.

K-PopK-DramaK-MovieKorean CelebritiesGlobal K-Wave

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar

Memuat...

Diskusi

Memuat...

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait