KATSEYE Kuasai Lollapalooza Hanya dengan Lima Member

Girl group nominasi Grammy tampilkan 13 lagu di Argentina dan Chile, membuktikan mereka tak terhentikan meski tanpa formasi lengkap

|6 menit baca0
KATSEYE Kuasai Lollapalooza Hanya dengan Lima Member

Ketika KATSEYE naik ke Samsung Stage di Lollapalooza Argentina pada 13 Maret, tak seorang pun di antara penonton menyangka bahwa mereka akan menyaksikan salah satu penampilan K-pop paling memukau dalam sejarah festival musik Amerika Latin. Dengan lima member — Yoonchae Jeung, Sophia Laforteza, Daniela Avanzini, Lara Raj, dan Megan Skiendiel — girl group naungan HYBE dan Geffen Records ini membawakan setlist 13 lagu penuh tenaga yang membuat penggemar di dua negara terpana. Semua berlangsung tanpa kehadiran Manon Bannerman yang mengumumkan hiatus sementara pada 20 Februari demi menjaga kesehatan.

Ini bukan KATSEYE versi mini. Ini adalah KATSEYE yang melepaskan seluruh energinya. Dan seluruh Amerika Selatan merasakan setiap detaknya.

48 Jam Menguasai Dua Negara

KATSEYE memulai rangkaian Lollapalooza Amerika Selatan di Hipódromo de San Isidro, Buenos Aires, Argentina, di mana mereka menguasai Samsung Stage dengan setlist lengkap 13 lagu. Energi langsung membanjiri sejak detik pertama — kelima member melaju dari satu lagu ke lagu berikutnya, memamerkan kekuatan vokal dan koreografi sinkron yang membawa mereka meraih nominasi Grammy hanya beberapa minggu sebelumnya.

Belum genap 24 jam, KATSEYE sudah kembali di atas panggung — kali ini di Parque O Higgins, Santiago, Chile, tampil di Banco de Chile Stage pada slot prime time pukul 7 hingga 8 malam. Pertunjukan di Chile juga disiarkan langsung melalui YouTube di kanal resmi Lollapalooza Chile, menjangkau penggemar di seluruh dunia yang tak bisa hadir langsung.

Dua malam berturut-turut di dua negara tak hanya menunjukkan stamina dan profesionalisme grup, tetapi juga mencerminkan permintaan K-pop yang terus meningkat di Amerika Latin. Penyelenggara festival menempatkan KATSEYE berdampingan dengan headliner global seperti Sabrina Carpenter, Tyler the Creator, Chappell Roan, Lorde, dan Skrillex — sebuah lineup yang berbicara sendiri tentang posisi grup di kancah musik internasional.

Dance Break dan Flamenco: Menciptakan Ulang Lagu Sendiri

Yang membuat penampilan di Lollapalooza berbeda adalah keberanian KATSEYE untuk merombak materi mereka sendiri demi panggung festival. Menurut media Korea, grup menampilkan versi rearrange dengan dance break untuk "Gabriela" dan "Gnarly", mengubah kedua lagu menjadi spektakel koreografi dan penceritaan visual yang memukau.

Penampilan "Gabriela" sangat mencolok. Dipadukan dengan ritme Latin pop yang cocok untuk penonton Amerika Selatan, panggung menghadirkan rok mengalir dan gerakan terinspirasi flamenco yang mengubah lagu tersebut menjadi jembatan budaya antara K-pop dan tradisi tari Latin. Sebuah keputusan kreatif yang brilian — grup yang lahir dari audisi global memberikan penghormatan kepada warisan musik benua tempat mereka tampil.

"Gnarly" mendapat perlakuan yang tak kalah ambisius dengan dance break diperpanjang yang mendorong koreografi ke level baru. Versi-versi reimaginasi ini menjadi klimaks kedua pertunjukan, membawa penonton ke puncak euforia dan langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Membuktikan Talenta Kelas Grammy di Panggung Dunia

Penampilan di Lollapalooza datang di momen krusial bagi KATSEYE. Grup meraih dua nominasi di Grammy Awards ke-68 — Best New Artist dan Best Pop Duo/Group Performance — mengukuhkan status mereka sebagai salah satu pendatang baru paling penting dalam musik pop global. Meski ada yang meragukan apakah grup bisa mempertahankan momentum setelah pengumuman hiatus Manon, pertunjukan di Amerika Selatan memberikan jawaban tegas.

Lima member membagi ulang bagian vokal dan menyesuaikan formasi dengan presisi yang begitu mulus sehingga penonton yang tak mengenal konfigurasi asli enam orang sama sekali tak akan menyadari perubahan apa pun. Penggemar yang hadir di kedua pertunjukan khususnya memuji Yoonchae dan Sophia yang memperluas posisi vokal dan center, memenuhi panggung tanpa celah.

Ini bukan pertama kalinya KATSEYE membuktikan diri di Lollapalooza. Agustus lalu, penampilan mereka di Lollapalooza Chicago — acara unggulan festival di Amerika Serikat — menarik sekitar 420.000 penonton gabungan antara yang hadir langsung dan streaming online. Tur Amerika Selatan dibangun langsung di atas fondasi itu, memperluas jejak festival grup ke benua baru.

RIIZE dan Pipeline Festival K-Pop yang Terus Berkembang

KATSEYE bukan satu-satunya artis K-pop yang mencuri perhatian di Lollapalooza Amerika Selatan. Boy group RIIZE dari SM Entertainment juga tampil di ketiga tanggal festival di Argentina, Chile, dan Brasil, menandai momen penting lainnya bagi integrasi musik pop Korea ke sirkuit festival global.

Kehadiran KATSEYE dan RIIZE secara bersamaan di salah satu festival musik paling bergengsi di dunia mencerminkan tren industri yang lebih besar. Artis K-pop tak lagi terbatas pada konser penggemar khusus atau showcase promosi. Mereka kini tampil bersama legenda rock, ikon hip-hop, dan superstar pop di panggung yang sama, bersaing memperebutkan penonton yang sama — dan menang.

Pipeline festival KATSEYE tak menunjukkan tanda melambat. Setelah penampilan di Lollapalooza Brasil yang dijadwalkan pada 22 Maret di Autódromo de Interlagos, São Paulo, grup akan naik ke panggung Coachella Valley Music and Arts Festival pada April, salah satu acara musik paling ikonik di dunia.

Langkah Selanjutnya KATSEYE

Rangkaian Lollapalooza Amerika Selatan mencapai lebih dari sekadar menghibur penonton festival. Ini meneguhkan KATSEYE sebagai artis tur global sejati yang mampu menguasai panggung festival besar di berbagai benua. Kemampuan grup menghadirkan penampilan penuh energi dan kreatif sebagai formasi lima orang telah membungkam segala kekhawatiran selama absennya Manon.

Dengan Brasil masih di depan dan Coachella di cakrawala, KATSEYE sedang membangun narasi 2026 yang layak menjadi cetak biru bagi generasi berikutnya grup pop global. Lahir dari audisi lintas benua, dinominasikan Grammy, dan kini menaklukkan panggung festival dari Chicago ke Buenos Aires hingga Santiago — lima member di panggung Lollapalooza itu membuktikan bahwa KATSEYE bukan sekadar bertahan tanpa formasi lengkap. Mereka sedang bersinar terang.

Penggemar yang melewatkan pertunjukan di Argentina dan Chile bisa menantikan show Brasil pada 22 Maret dan penampilan di Coachella pada April. Jika respons penonton Amerika Selatan menjadi indikasi, seluruh dunia sebaiknya menaruh perhatian lebih.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Jang Hojin
Jang Hojin

Entertainment Journalist · KEnterHub

Entertainment journalist specializing in K-Pop, K-Drama, and Korean celebrity news. Covers artist comebacks, drama premieres, award shows, and fan culture with in-depth reporting and analysis.

K-PopK-DramaK-MovieKorean CelebritiesAward Shows

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar

Memuat...

Diskusi

Memuat...

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait