Film Live-Action '5 Centimeters Per Second' Puncaki Box Office Film Seni Korea di Hari Pertama

Anime legendaris Makoto Shinkai mendapat adaptasi live-action pertama dan satu-satunya dengan sambutan hangat penonton

|3 menit baca0
Film Live-Action '5 Centimeters Per Second' Puncaki Box Office Film Seni Korea di Hari Pertama

Adaptasi live-action 5 Centimeters Per Second berhasil meraih posisi teratas box office film seni di Korea pada hari pertama penayangan, melanjutkan tren film Jepang yang mendapat sambutan antusias di pasar Korea.

Dirilis pada 25 Februari, film ini menarik 17.950 penonton pada hari pertama, mengamankan posisi ketiga di box office Korea secara keseluruhan di belakang The Man Who Lives with the King dan thriller aksi HUMINT. Secara bersamaan, film ini memuncaki kategori film seni setelah sebelumnya menguasai posisi pertama pra-penjualan selama berminggu-minggu.

Dari Legenda Anime ke Realitas Live-Action

Film ini menempati posisi unik dalam karier sutradara anime legendaris Makoto Shinkai, yang karyanya mencakup fenomena global seperti Your Name dan Suzume. Dari seluruh filmografinya yang diakui, 5 Centimeters Per Second adalah karya pertama dan satu-satunya yang mendapat perlakuan live-action, sebuah fakta yang memicu rasa penasaran besar di kalangan penggemar anime maupun penonton umum.

Disutradarai oleh Yoshiyuki Okuyama, versi live-action menceritakan kembali kisah mengharukan Takaki dan Akari, sahabat masa kecil yang hidup mereka perlahan menjauh dengan kecepatan berbeda — layaknya kelopak bunga sakura yang jatuh dengan kecepatan lima sentimeter per detik. Film ini dibintangi Matsumura Hokuto dan Takahata Mitsuki, dengan cerita membentang dari 1991 hingga 2009 melalui tiga periode waktu.

Sukses Terbukti di Jepang

Adaptasi live-action ini sudah menunjukkan daya tarik komersial yang kuat di Jepang, di mana film ini melampaui 710.000 penonton dalam 10 hari dan meraup lebih dari 1 miliar yen (sekitar Rp108 miliar). Pada akhir masa tayang, film ini mengumpulkan 1,6 juta penonton dan 2,2 miliar yen (sekitar Rp238 miliar) total pendapatan.

Penonton Korea Merespons dengan Antusias

Respons awal penonton di Korea sangat positif. Penilaian di platform utama Korea menunjukkan gambaran yang menggembirakan: Naver 8,44 dari 10, Lotte Cinema 9 dari 10, Megabox 8,2, dan indeks persetujuan CGV Egg sebesar 89 persen.

Penonton Korea memuji adaptasi ini karena memperdalam resonansi emosional dari anime aslinya. Seorang reviewer CGV menyebutkan bahwa versi live-action justru lebih mengharukan dibanding versi animasi — pengalaman yang belum pernah dirasakannya sebelumnya. Penonton lain di Lotte Cinema menulis bahwa anime menyisakan beberapa celah, tetapi versi live-action mengisinya dengan indah, dan perasaan yang tertinggal tak kunjung hilang.

Namun, pendapat tidak sepenuhnya positif. Beberapa penonton merasa tempo film lambat, mencatat bahwa memperpanjang durasi asli sekitar 60 menit menjadi 122 menit menguji kesabaran mereka. Yang lain menyebutkan bahwa penggunaan estetika film analog yang disengaja, meski secara artistik memang diinginkan, terkadang membuat adegan tertentu terlihat terlalu buram.

Sutradara Okuyama dan aktris cilik Shiroyama Noa, yang memerankan Akari muda, dijadwalkan mengunjungi Korea untuk sesi sapaan panggung dan tanya jawab dengan penonton, yang diharapkan semakin mendongkrak momentum box office. Film ini juga berhasil melampaui angka penonton hari pertama dari dua adaptasi terkait Shinkai lainnya — The Garden of Words dan Children Who Chase Lost Voices.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Jang Hojin
Jang Hojin

Entertainment Journalist · KEnterHub

Entertainment journalist specializing in K-Pop, K-Drama, and Korean celebrity news. Covers artist comebacks, drama premieres, award shows, and fan culture with in-depth reporting and analysis.

K-PopK-DramaK-MovieKorean CelebritiesAward Shows

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar

Memuat...

Diskusi

Memuat...

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait