Park Bo-gum Menolak Kata 'Jengkel' — Kata Penggantinya Membuat Fans Makin Terpesona
Teman-teman sang aktor mengungkapkan kebiasaan menggemaskan di Bogeom Magical yang menangkap semua yang disukai fans darinya

Park Bo-gum selalu dirayakan karena senyum hangatnya dan sikapnya yang lembut, namun sebuah episode terbaru program variety show tvN Bogeom Magical memberi fans sekilas betapa hati-hatinya sang aktor menjaga positivitasnya sendiri — dan pengungkapan itu telah mengguncang media sosial sejak saat itu.
Dalam episode kesembilan yang tayang pada 27 Maret 2026, teman lama sekaligus rekan main Park Bo-gum, Lee Sang-yi dan Gwak Dong-yeon, membocorkan sebuah rahasia kecil namun bermakna: sang aktor sengaja menghindari kata jjajeung (짜증) — ekspresi Korea yang umum untuk frustrasi atau kejengkelan — dan sebagai gantinya mengatakan sesuatu yang jauh lebih konyol setiap kali keadaan menjadi berat.
Kata yang Dipilihnya
Menurut Lee Sang-yi, penggantian ini sudah menjadi naluri kedua. "Saat kami sedang kesulitan, yang lain bilang 'jjajeung', tapi Bo-gum bilang 'jjambong-na' (짬뽕나)", ceritanya sambil tertawa saat makan malam bersama kelompok setelah seharian di toko cukur pop-up mereka. Gwak Dong-yeon segera mengangguk setuju, mengonfirmasi bahwa frasa unik itu telah menjadi ciri khas Park Bo-gum yang bisa diandalkan.
Jjambong adalah nama Korea untuk sup mie seafood Tiongkok pedas — hidangan yang tidak ada hubungannya dengan frustrasi, namun entah bagaimana menangkap naluri Park Bo-gum untuk menghindari negativitas dengan sesuatu yang tidak berbahaya dan bahkan sedikit lucu. Pergantian itu mengubah momen kejengkelan yang nyata menjadi momen yang mengundang senyum.
Ketika ditanya langsung, Park Bo-gum mengakui kebiasaan itu dengan jujur dan tenang. "Saya rasa saya memang tidak mau menggunakan kata itu", katanya, merenung sejenak sebelum menambahkan bahwa keputusan itu hampir tanpa disadari — sesuatu yang ia masuki secara alami seiring waktu.
Tentang Bogeom Magical
Bogeom Magical adalah format variety yang unik yang dibangun di sekitar premis mengejutkan: Park Bo-gum — yang memiliki sertifikasi tukang cukur nasional resmi — mengelola salon rambut sungguhan di sebuah desa pedesaan Korea bersama teman-teman dekatnya. Program ini menanggalkan kemewahan biasa program variety selebriti dan menggantinya dengan sesuatu yang lebih tenang: persahabatan sejati, kerja keras, dan kepuasan dari potongan rambut yang dikerjakan dengan baik.
Fakta bahwa Park Bo-gum diam-diam mengambil lisensi tukang cukurnya selama beberapa tahun di antara proyek akting adalah detail yang mengejutkan banyak fans ketika pertama kali terungkap. Sertifikasi itu bukan prop program atau gimmick variety — ini adalah kualifikasi profesional yang sah yang Park Bo-gum kejar karena minat pribadi.
Serial ini tayang setiap Jumat pukul 20.35 KST di tvN, dan Episode 9 terus membuktikan mengapa ia menjadi salah satu program variety yang paling hangat disambut tahun ini.
Mengapa Fans Terus Kembali
Sebagian besar pesona program ini dapat ditelusuri pada keaslian pemeran utamanya. Lee Sang-yi, Gwak Dong-yeon, dan Kim So-hyun bukan sekadar kolega yang dikumpulkan untuk sebuah format — mereka adalah orang-orang yang benar-benar menikmati kebersamaan satu sama lain, dan keakraban itu menghasilkan adegan-adegan yang terasa nyata daripada diproduksi.
Kisah "jjambong-na" juga memicu gelombang komentar penuh kasih sayang secara online. Beberapa orang menyebutnya sebagai hal paling menggemaskan yang pernah mereka dengar. Yang lain mengatakan hal itu semakin memperdalam apresiasi mereka terhadap siapa Park Bo-gum sesungguhnya.
Karier yang Dibangun di Atas Konsistensi
Park Bo-gum memulai debut aktingnya pada 2011 dan menghabiskan beberapa tahun membangun reputasi melalui peran pendukung sebelum profilnya melonjak tajam dengan drama pemuda 2015 Reply 1988, di mana ia memerankan tetangga yang baik hati dan berprinsip, Choi Taek. Yang mengikuti adalah serangkaian peran utama yang memantapkan posisinya. Moonlight Drawn by Clouds (2016) mencetak rekor rating untuk KBS, dan Encounter (2018) mengonfirmasi kemampuannya membintangi drama romantis bergengsi bersama veterana seperti Song Hye-kyo. Record of Youth (2020) adalah eksplorasi yang penuh pemikiran tentang ambisi dan identitas di industri hiburan.
Kisah "jjambong-na" dari Bogeom Magical hanyalah titik data terbaru dalam potret lebih dari satu dekade seseorang yang tampaknya telah menyadari, cukup awal, bahwa siapa dirimu pada Selasa sore sama pentingnya dengan siapa dirimu di karpet merah.
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포 금지

Entertainment Journalist · KEnterHub
Entertainment journalist specializing in K-Pop, K-Drama, and Korean celebrity news. Covers artist comebacks, drama premieres, award shows, and fan culture with in-depth reporting and analysis.
Komentar
Silakan masuk untuk berkomentar