Park Shin-yang Hidupkan Kembali Serenade Ikonik 'Lovers in Paris' di Running Man

|9 menit baca0
Park Shin-yang Hidupkan Kembali Serenade Ikonik 'Lovers in Paris' di Running Man

Park Shin-yang, salah satu aktor utama paling dicintai dalam sejarah drama Korea, membuat gelombang nostalgia di seluruh Korea Selatan pada 22 Maret ketika tampil di acara varietas SBS Running Man dan menghidupkan kembali adegan serenade piano legendaris dari drama mega-hit 2004 Lovers in Paris. Momen ketika sang aktor duduk di depan piano dan memainkan lagu pengakuan cinta ikonik "Can I Love You?" membuat seluruh kru dan penonton terharu, dengan penggemar membanjiri media sosial menyatakan bahwa aktor berusia 57 tahun itu "sama sekali tidak menua".

Penampilan ini menandai kunjungan pertama Park Shin-yang ke Running Man dalam 13 tahun, terakhir tampil di Episode 128 pada Januari 2013. Lebih dari sekadar kembali ke acara varietas, episode ini menjadi pengingat kuat mengapa Lovers in Paris tetap terukir dalam memori kolektif seluruh generasi penggemar K-drama.

Warisan Lovers in Paris dan Gelombang Hallyu

Lovers in Paris tayang di SBS dari 12 Juni hingga 15 Agustus 2004, sebanyak 20 episode. Ditulis oleh Kim Eun-sook yang kemudian menjadi penulis drama paling terkenal dengan Goblin dan Descendants of the Sun. Dibintangi bersama Kim Jung-eun dan Lee Dong-gun, drama ini menceritakan romansa bergaya Cinderella berlatar Paris.

Rating rata-rata 41,1% dan puncak 57,6%, menjadikannya drama Korea paling banyak ditonton tahun 2004. Adegan serenade piano menjadi salah satu momen romantis paling ikonik dalam sejarah televisi Korea. Adegan celengan dan panggilan sayang "Aegiya" juga menjadi ikon budaya.

Secara internasional, drama ini memainkan peran penting dalam gelombang Hallyu awal, ditayangkan di seluruh Asia. Di Filipina, versi dubbing Tagalog ditayangkan di ABS-CBN. Meraih Grand Prize di Baeksang Arts Awards 2005 dan Asian Television Awards 2005, serta diadaptasi menjadi musikal pada 2012.

Dari Aktor Top ke Pelukis

Lahir 1 November 1968, Park Shin-yang membangun karier akting yang mengesankan dengan The Letter (1997), A Promise (1998), War of Money (2007), Painter of the Wind (2008), Sign (2011), dan My Lawyer, Mr. Jo (2016).

Dalam beberapa tahun terakhir, ia bertransformasi menjadi seniman visual. Pameran solo pertama "The 4th Wall" diadakan Januari 2024 di mM Art Center Pyeongtaek. Dalam wawancara di YouTube Sung Si-kyung, ia membantah rumor pensiun. Pada 2025 mengadakan pameran di Pusat Kebudayaan Korea Osaka, Jepang.

Lomba Detektif di Museum Seni

Episode 22 Maret dirancang menggabungkan dua identitas Park Shin-yang. Bertajuk "Agensi Detektif: Temukan yang Asli", difilmkan di Museum Seni Sejong Center tempat pamerannya berlangsung. 20 lukisan terkenal dunia diedit dengan wajah anggota Running Man. Kim Jong-kook menemukan wajahnya di The Creation of Adam karya Michelangelo dalam tubuh berotot nyaris telanjang, berteriak "Kenapa cuma aku?!"

Momen paling emosional adalah ketika Park Shin-yang duduk di piano dan memainkan "Can I Love You?". Ji Suk-jin terlihat terharu, studio hening sebelum meledak dalam tepuk tangan. "Tidak menua" menjadi trending di media sosial.

Nostalgia K-Drama di 2026

Lovers in Paris termasuk era keemasan bersama Winter Sonata, Stairway to Heaven, dan Full House. Park Shin-yang menghabiskan hampir satu dekade jauh dari sorotan sebagai pelukis. Kembalinya menjadi jembatan antar generasi penggemar K-drama.

Ke Depan

Meskipun belum mengumumkan rencana kembali berakting, penampilan di Running Man menyalakan kembali minat publik. Ia selalu mengatakan akan kembali jika menemukan proyek yang benar-benar menyentuh hatinya. Serenade di Running Man membuktikan bahwa beberapa penampilan melampaui waktu.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포 금지

Park Chulwon
Park Chulwon

Entertainment Journalist · KEnterHub

Entertainment journalist focused on Korean music, film, and the global K-Wave. Reports on industry trends, celebrity profiles, and the intersection of Korean pop culture and international audiences.

K-PopK-DramaK-MovieKorean CelebritiesGlobal K-Wave

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar

Memuat...

Diskusi

Memuat...

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait