Alasan Sebenarnya Pyo Ye-jin Meninggalkan Pekerjaan Impiannya di Usia 19 Tahun
Bintang Taxi Driver mengungkap kisah meninggalkan Korean Air demi mengejar mimpi akting

Di usia 19 tahun, Pyo Ye-jin sudah meraih apa yang hanya bisa diimpikan banyak orang — mendapatkan posisi sebagai pramugari termuda dalam sejarah Korean Air pada 2011, mengalahkan persaingan ketat untuk salah satu pekerjaan paling bergengsi di Korea Selatan. Namun hanya 18 bulan kemudian, ia meninggalkan semuanya.
Aktris yang kini menjadi salah satu bintang rising star K-drama paling dicintai ini membuka kisah perubahan karier dramatisnya saat tampil di variety show MBN Jeon Hyun-moo's Plan 3 pada 6 Maret. Bersama pembawa acara Jeon Hyun-moo dan YouTuber Kwak Tube di Pulau Jeju, Pyo berbagi cerita yang sangat personal di balik perjalanannya yang tidak biasa menuju ketenaran.
Masa Depan yang Menyesakkan
Meski Pyo menikmati berbagai keuntungan sebagai pramugari — bepergian ke negara-negara baru dan bertemu orang dari seluruh dunia — ia mengaku bahwa membayangkan dirinya di posisi yang sama satu dekade kemudian membuatnya merasa terjebak. “Ketika saya melihat 10 tahun ke depan dan berpikir ini akan jadi karier seumur hidup, rasanya sesak,” ungkapnya. Kegelisahan itu mendorongnya menuju mimpi yang sama sekali berbeda.
Sebagai penggemar berat drama dan film, Pyo mengambil keputusan berani: meninggalkan segalanya dan mencoba peruntungan di dunia akting. “Saya bilang pada diri sendiri, berhenti dan coba selama 10 tahun,” jelasnya, menggambarkan momen ketika ia memilih passion di atas kestabilan.
Keluarga yang Terpecah Lalu Bersatu Kembali
Keputusan itu tidak tanpa luka. Ketika Pyo mengumumkan rencananya meninggalkan maskapai untuk mengejar akting, ayahnya menolak bicara dengannya sama sekali, memutus semua komunikasi. Ibunya, yang sama hancurnya, menangis bersamanya. “Ayah memblokir semua percakapan dengan saya,” kenang Pyo. “Ibu dan saya hanya bisa menangis bersama karena sangat sedih.”
Meski gejolak emosional di rumah, Pyo menerjunkan diri ke jalur barunya dengan tekad luar biasa. Di hari-hari awalnya sebagai calon aktris, ia mengunjungi hingga 10 agensi bakat per hari untuk menyerahkan profil dan foto. Alih-alih merasa kelelahan, ia menggambarkan pengalaman itu sebagai sesuatu yang mendebarkan. “Pergi ke 10 tempat sehari dengan profil saya — itu benar-benar sangat menyenangkan,” katanya sambil tersenyum. “Melakukan sesuatu yang benar-benar ingin saya lakukan membuat segalanya berbeda.”
Dari Tak Dikenal Menuju Bintang
Kerja keras tanpa henti Pyo akhirnya membuahkan hasil. Ia membangun karier akting yang solid yang berpuncak pada peran terobosannya sebagai Ahn Go-eun, hacker jenius dan si bungsu Rainbow Transport, dalam serial hit SBS Taxi Driver. Peran tersebut membuatnya mendapat pengakuan luas dan pujian kritikus, dengan franchise yang membentang hingga tiga musim. Taxi Driver 3, yang mengakhiri penayangan suksesnya pada Januari 2026, semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu scene-stealer paling andal di K-drama.
Kisah dengan orang tuanya pun berakhir manis. “Sekarang mereka sangat suka,” ujar Pyo dengan senyum hangat, mengungkapkan bahwa keluarganya telah sepenuhnya menerima karier aktingnya. Ayah yang dulu menolak bicara dengannya kini dengan bangga mendukungnya.
Perjalanan Pyo dari kabin pesawat Korean Air ke lokasi syuting salah satu drama dengan rating tertinggi di Korea adalah bukti kekuatan mengikuti insting sendiri — bahkan ketika orang-orang terdekat belum bisa melihat visinya. Bagi penonton yang menyaksikan energinya yang menular di Jeon Hyun-moo's Plan 3, ini menjadi pengingat bahwa terkadang risiko terbesar membawa pada tujuan yang paling berharga.
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Entertainment Journalist · KEnterHub
Entertainment journalist focused on Korean music, film, and the global K-Wave. Reports on industry trends, celebrity profiles, and the intersection of Korean pop culture and international audiences.
Komentar
Silakan masuk untuk berkomentar