Mengapa Hublot Butuh 18 Bulan untuk Merekrut BTS Jungkook — CEO Mengungkapnya

|4 menit baca0
Mengapa Hublot Butuh 18 Bulan untuk Merekrut BTS Jungkook — CEO Mengungkapnya

Ketika salah satu merek jam tangan mewah paling prestisius di dunia menghabiskan satu setengah tahun untuk mendekati seorang seniman tunggal, hal itu berbicara banyak tentang daya tarik sang seniman. Debut Jungkook BTS sebagai duta global Hublot — yang diumumkan melalui sampul edisi Maret 2026 majalah L'Officiel Hommes Singapore — bukan sekadar perjanjian merek biasa. Ini adalah pernyataan tentang seberapa jauh pengaruh seorang idola K-pop telah melampau batas dunia musik.

18 Bulan dalam Proses

CEO Hublot Julien Tornare tidak menyembunyikan betapa besar upaya yang dikeluarkan untuk membawa Jungkook bergabung. Dalam sebuah wawancara yang jujur, Tornare mengungkapkan bahwa negosiasi untuk menandatangani kontrak dengan Jungkook memakan waktu hampir 18 bulan — sebuah pendekatan yang sangat panjang dan tidak biasa, yang menegaskan betapa seriusnya merek Swiss ini dalam pencariannya.

Tornare menggambarkan Jungkook sebagai salah satu seniman paling berpengaruh di generasinya, memuji ketelitiann, semangat, dan jiwa pantang menyerah yang dimilikinya sebagai kualitas yang mencerminkan persis apa yang Hublot perjuangkan. CEO tersebut bahkan menyebut Jungkook sebagai maestro dalam tari, menyanyi, dan penampilan, seraya menambahkan bahwa kemampuan untuk unggul di berbagai bidang sekaligus mencerminkan filosofi Hublot sendiri dalam memadukan berbagai kerajinan.

Ketika ditanya mengapa Jungkook secara khusus, Tornare membuat perbedaan yang tegas. Ia mengakui bahwa banyak idola pop yang ada, namun sangat sedikit yang benar-benar beresonansi di skala global. Bagi sebuah merek yang pernah menggandeng Usain Bolt dan Kylian Mbappe sebagai duta, memilih seorang seniman K-pop menandai sebuah batas baru dalam pemasaran mewah.

Sampul L'Officiel Hommes yang Menghentikan Linimasa

Pemotretan resmi pertama sejak kemitraan Hublot diumumkan menghadirkan dampak visual yang memang diharapkan oleh merek tersebut. Berbalut serba hitam, Jungkook mendominasi bingkai dengan intensitas yang mengaburkan batas antara fashion editorial dan still sinematik. Jam tangan Hublot Big Bang terpampang mencolok di pergelangan tangannya, namun justru kehadiran Jungkook — rahang tegas, tatapan dalam, dan kepercayaan diri yang mengalir begitu saja — yang menjadi jangkar di setiap bidikan.

Reaksi para penggemar datang seketika dan penuh semangat. Media sosial dipenuhi komentar yang mencatat bagaimana estetika merek tersebut tampak menyesuaikan diri dengan Jungkook, bukan sebaliknya. Sentimen bahwa Jungkook mentransformasi setiap merek yang ia sentuh menjadi salah satu reaksi yang paling banyak dibagikan di antara para ARMY di seluruh dunia.

Orang Korea Pertama untuk Hublot, Pria Pertama untuk Chanel Beauty

Kesepakatan dengan Hublot hanyalah bagian dari pola yang lebih besar. Jungkook menjadi orang Korea pertama yang menjabat sebagai duta global resmi Hublot, dan yang lebih mengejutkan, menjadi pria pertama di seluruh dunia yang ditunjuk sebagai duta global Chanel Beauty. Bersama-sama, pencapaian-pencapaian ini menempatkannya dalam kategori pengaruh budaya yang melampaui jalur idola K-pop konvensional.

Jangkauannya baru-baru ini terkuantifikasi ketika ia masuk dalam daftar 25 orang paling terkenal di dunia, berada di peringkat ke-18 — satu-satunya seniman K-pop dalam daftar yang juga mencakup Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Elon Musk, Taylor Swift, Beyonce, dan Ariana Grande. Ia juga muncul dalam daftar 15 orang paling terkenal secara global versi AOL, sebagai salah satu dari hanya dua artis musik pria bersama Justin Bieber.

Lebih dari Sekadar Permukaan Jam

Yang membuat trajektori merek mewah Jungkook begitu menonjol bukan hanya nama-nama yang terlibat, melainkan narasi yang secara kolektif mereka bangun. Hit solo seperti Seven, 3D, dan Standing Next to You membuktikan ia bisa berdiri sendiri secara musikal. Kemitraan dengan Hublot dan Chanel membuktikan ia bisa berdiri sendiri secara komersial — di rak yang sama dengan ikon-ikon global dari dunia olahraga, teknologi, dan hiburan.

Pendekatan Tornare selama 18 bulan bukan untuk menandatangani seorang selebriti. Itu adalah upaya untuk mengamankan seorang ikon yang relevansinya menjangkau berbagai benua, generasi, dan industri. Dengan setiap ukuran yang bisa diukur, investasi tersebut terbukti menguntungkan bahkan sebelum tinta perjanjian sempat kering.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Park Chulwon
Park Chulwon

Entertainment Journalist · KEnterHub

Entertainment journalist focused on Korean music, film, and the global K-Wave. Reports on industry trends, celebrity profiles, and the intersection of Korean pop culture and international audiences.

K-PopK-DramaK-MovieKorean CelebritiesGlobal K-Wave

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar

Memuat...

Diskusi

Memuat...

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait