yonglee & the DOLTANG Menangkan Penghargaan Jazz Terbesar Jerman dengan Album Debut

Ensemble jazz Seoul memenangkan International Debut Album of the Year di Deutscher Jazzpreis 2026 untuk Invisible Worker

|Diperbarui|7 menit baca0
yonglee & the DOLTANG Menangkan Penghargaan Jazz Terbesar Jerman dengan Album Debut

yonglee & the DOLTANG, sebuah ensemble jazz progresif yang berbasis di Seoul, memenangkan International Debut Album of the Year di Deutscher Jazzpreis 2026 (Penghargaan Jazz Jerman) untuk album debut mereka "Invisible Worker". Upacara penghargaan berlangsung pada 25 April di Bremen, selama perayaan ulang tahun ke-20 Jazzahead!, pameran dagang jazz tahunan terbesar di Eropa. Bersama dengan penghargaan, diberikan juga hadiah uang sebesar 12.000 euro.

Kemenangan ini menempatkan yonglee & the DOLTANG dalam kelompok yang langka. Kategori International Debut Album di Deutscher Jazzpreis bersifat benar-benar global. Bagi sebuah band dari Seoul untuk meraih penghargaan ini bukanlah hasil yang biasa.

Band di Balik Album

yonglee & the DOLTANG mengambil namanya dari frasa Korea 돌아온 탕자들, yang diterjemahkan sebagai "anak hilang yang kembali". Dipimpin oleh musisi Yong Lee (용리), kelompok ini membangun suaranya di atas fondasi jazz tetapi merajut elemen rock, progressive metal, dan tekstur elektronik. Konsep di balik "Invisible Worker" adalah pengalaman kerja yang tidak diakui, memberi suara kepada orang-orang yang kontribusinya menopang sistem tetapi tidak terlihat.

Apa yang Jerman Dengar dalam Invisible Worker

Juri Choi Seung-in menulis bahwa album tersebut "menggabungkan jazz dengan suara rock, progresif, dan elektronik dengan cara yang, meskipun komposisi lintas genre yang konstan, tidak pernah kehilangan koherensi sonik".

"Invisible Worker" juga mendapat pengakuan di tanah air: dinominasikan untuk Best Jazz Performance Album di Korean Popular Music Awards (한국대중음악상) ke-23 pada awal 2026.

Cara Band Membangun Penonton Internasional Tanpa Label

Pada 2024, band diundang untuk tampil di Jazzahead! di Bremen sebagai satu-satunya act Asia dalam program Showcase, sebelum "Invisible Worker" dirilis. Tahun yang sama, mereka tampil di Jarasum International Jazz Festival kemudian tur ke Jerman, Austria, dan Hungaria. Pada 2025, tur diperluas ke Belanda, Inggris, dan Polandia.

Apa yang Akan Datang

Jadwal tur 2026 mencakup Festival Nattjazz di Bergen, Norwegia; Jazzfest Budapest di Hungaria; dan pertunjukan lebih lanjut di Spanyol dan Jerman.

Pemimpin band Yong Lee menyatakan: "Saya berharap penghargaan ini dapat membantu jazz Korea mendapatkan sedikit lebih banyak pengakuan internasional." Kemenangan Deutscher Jazzpreis 2026 adalah titik data bermakna bahwa kesenjangan itu semakin mengecil.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

저작권자 © KEnterHub 무단전재 및 재배포, AI학습 및 활용 금지

Park Chulwon
Park Chulwon

Entertainment Journalist · KEnterHub

Entertainment journalist focused on Korean music, film, and the global K-Wave. Reports on industry trends, celebrity profiles, and the intersection of Korean pop culture and international audiences.

K-PopK-DramaK-MovieKorean CelebritiesGlobal K-Wave

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar

Memuat...

Diskusi

Memuat...

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait